Skip to main content

Instalasi Seni Menghancurkan Barang Hadir di Melbourne

Seniman Kate McIntosh memegang vas bunga
Kate McIntosh memegang salah satu vas yang bisa dihancurkan peserta.

ABC News: Yvette Gray

Jika Anda ingin menghancurkan jam alarm Anda di pagi hari atau membanting keyboard di tempat kerja, Anda tidak sendirian - dan sekarang Anda memiliki kesempatan untuk melakukannya.

Sebuah instalasi seni pertunjukan langsung [live] di Melbourne Utara yang disebut Worktable memungkinkan masyarakat untuk memilih objek untuk dihancurkan.

Tapi kemudian Anda harus menyusun kembali barang lainnya.

Rumah seni ini sedang menyelenggarakan pengalaman semacam ini dan memiliki ratusan objek yang dapat dihancurkan oleh para peserta dengan alat apa saja yang mereka sukai.

Seniman asal Selandia Baru kelahiran Belgia, Kate McIntosh, telah melakoni pengalaman seni pertunjukan langsung [live] di berbagai belahan dunia.

"Sebagian orang benar-benar bersemangat untuk menghancurkan barang-barang. Ini sangat fisik - ini adalah sebuah pelepasan emosi yang besar," kata Kate McIntosh.

"Orang lain benar-benar metodis, hati-hati dan sangat penasaran tentang bagaimana segala sesuatu bekerja di bagian dalam dan sangat tertarik dengan tekstur dan mekanika."

Kate McIntosh mengatakan bahwa karya tersebut terinspirasi oleh pengalamannya selama gempa Christchurch tahun 2011.

"[Melihat] bagaimana sebuah kota bisa benar-benar luluh lantak dengan sangat cepat dan benar-benar menjadi serpihan kecil dengan cara seperti itu sangat mengejutkan," katanya.

"Dan lalu kemudian ada keseluruhan proses selanjutnya mengenai apa yang harus dilakukan selanjutnya ... bagaimana Anda membangun kembali? Apa yang Anda lakukan dengan semua barang yang rusak?"

Mesin tik, batu bata, uang, keramik, sepatu kets, peralatan olah raga, mainan lembut dan binatang taksidermi termasuk di antara benda-benda yang bisa dipreteli.

Setelah itu peserta diminta untuk menyusun kembali barang lain yang sudah dihancurkan orang lain.

Worktable dibuka pada 14 Maret dan berlangsung sampai 24 Maret.

Simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini.