Skip to main content

Murid SD di Melbourne Berbincang Dengan Astronot di Angkasa Luar

Essex Heights Primary School children after the event with the astrononaut
Murid-murid Essex Heights dengan piagam setelah acara tanya jawab selesai.

Foto: Essex Heights PS

IKLAN

Murid-murid dari Sekolah Dasar Essex Heights di Mount Waverley, sekitar 15 km dari pusat kota Melbourne mendapatkan kesempatan langka hari Jumat (20/5/2016)  lalu karena mereka bisa berbincang langsung dengan astronot Jeff Williams yang sedang berada di Stasiun Angkasa Luar Internasional (ISS).

Sekitar 300 murid dan orang tua memenuhi aula sekolah tersebut untuk menyaksikan peristiwa langka dimana murid-murid sekolah tersebut bisa mengajukan pertanyaan dan mendapatkan jawaban langsung.

"Apakah anda lebih memilih data tarik bumi atau lebih suka berada dalam keadaan hampa udara? Apakah di stasiun angkasa luar ini tidak pernah kehabisan oksigen?  BIla anda melihat dari jendela stasiun,  bagaimana pemandangan ketika matahari terbit atau terbenam"." Itulah beberapa pertanyaan yang diajukan oleh murid sekolah tersebut.

US's Astronaut Jeff Wililiams
Astronot Jeff Williams menyempatkan waktu berbincang-bincang dengan murid SD Essex Heights.

Foto: Essex Heights PS

Perbincangan ini bisa dilakukan berkat sebuah badan bernama Amateur Radio International Space Station (ARISS) yang menjadi jembatan penghubung antara sekolah dengan program luar angkasa.

"Guru sains sekolah kami Jenny Austin menemukan di internet mengenai adanya proyek ini dan kemudian menghubungi ARISS bahwa kami tertarik untuk berparisipasi. Kami kemudian mengajukan apa yang ingin kami capai, dan permintaan kami diterima." kata kepala sekolah Essex Heights Andrew Crosset kepada Ning Pan dari ABC.

Essex Heights yang memiliki program pengajaran bahasa Indonesia ini kemudian membuka kesempatan kepada murid-murid untuk mengajukan pertanyaan, dan 40 murid yang mengajukan, terpilih 11 orang dari kelas 3 ke atas yang boleh mengajukan pertanyaan mereka.

A student asking questions
Salah seorang murid sedang mengajukan pertanyaan kepada astronot Jeff Wiliams.

Foto: Essex Heights PS

Bagaimana reaksi murid-murid yang bisa mengajukan pertanyaan tersebut.

"Saya membawa mainan keberuntungan saya untuk membantu agar saya tenang. Ketika sambungan radio dimulai, terdengar suara berisik, dan saya berpkir 'oh kok begitu' namun kemudian terdengar suara jelas di radio. Saya ingin kami bisa melakukannya lagi." kata Ava.

Sementara itu Marcus mengatakan bahwa sebelum acara dimulai, dia cemas bahwa dia harus mengajukan pertanyaan. "Namun ketika saya bertanya dan astronot menjawab, saya tidak bisa menjelaskan perasaan saya. Rasanya seperti sedang membuka 100 hadiah Natal." kata Marcus.

"Saya cemas, karena takut akan kehilangan kontak ketika giliran saya. Ini peristiwa yang langka karena jarang-jarang kita bisa berbicara dengan seorang astronot." kata Thomas.

essexcrowds_supplied_160524
Orang tua dan murid memenuhi aula SD Essex Heights bagi peristiwa langka tersebut.

Foto: Essex Heights PS

Sementara itu Orlando mengatakan bahwa dia selalu ingin untuk bisa ke angkasa luar. "Saya suka astronomi dan cincin Saturnus. Jadi mendapat kesempatan ini luar biasa." katanya.

Murid lainnya Jake mengatakan bahwa dia masalah tidak begitu cemas ketika berbicara. "Ketika berbicara, tidak seperti ketika bicara lewat telepon karena astronot tersebut berada di stasiun angkasa luar yang bergerak 7,5 km per detik." katanya.

Astronot Jeff Williams (58) adalah astronot kawakan NASA dan sudah tiga kali terlibat dalam misi angkasa luar.