Skip to main content

Bagaimana Jatuh Cinta dapat Membuka Pintu Untuk Mempelajari Bahasa Asing

Hugh, Nichola dan orang tua Hugh pada pernikahan mereka di Korea
Hugh(dua dari kiri), Nichola (dua dari kanan) dan orang tua Hugh pada pernikahan mereka di Korea

Supplied

ADVERTISEMENT

Nichola, seorang warga kelahiran Australia dan Hugh Gwon, kelahiran Korea mungkin tidak akan mampu berbicara dalam Bahasa Asli masing-masing negara mereka ketika mereka pertama kali bertemu. Tapi hal tersebut tidak menghentikan keduanya untuk saling jatuh cinta.

Pasangan yang sudah menikah selama lima tahun sekarang ini, pertama kali bertemu di Sydney dan sekarang keduanya tinggal di Korea Selatan. Mereka berbagi kisah dengan Australia Plus mengenai pengalaman mereka menjalani hubungan lintas kebudayaan yang mereka dokumentasikan di saluran YouTube dan blog, My Korean Husband.

Hugh mempelajara Bahasa Inggris di sekolah di Korea tapi ketika dia tiba di Australia, dia mendapati berkomunikasi dalam Bahasa Inggris sangat menantang.

"Bahasa Inggris yang kami pelajari di sekolah tidak selalu Bahasa Inggris yang dapat saya gunakan, Kami hanya belajar bagaimana caranya agar dapat lulus ujian saja.”

Hugh kemudian memutuskan untuk memperbaikin Bahasa Inggrisnya dengan melakukan percakapan. “Ketika saya berbicara dengan orang-orang, Saya akan menanyakan kepada mereka 'Apa impian kamu?”

Nichola dan Hugh pada pernikahan ala Australia mereka
Nichola dan Hugh pada pernikahan ala Australia mereka.

Supplied

Pada saat Hugh bertemu dengan Nichola, Hugh telah menjadi cukup percaya diri dalam berbicara menggunakan Bahasa Inggris. Mereka pada akhirnya menikah dan menjalani 3 kali pesta pernikahan – satu proses pencatatan pernikahan, pesta pernikahan lainnya digelar di dekat kota kelahiran Nichola di Kota Dubbo, New South Wales tengah dan sebuah pesta pernikahan tradisional adat Korea di Propinsi Gyeongsang, Korea Selatan.
Pada tahun 2014, mereka memutuskan untuk pindah ke Korea Selatan setelah tinggal di Sydney selama beberapa tahun. Ini merupakah gagasan yang sangat menarik minat Nichola.

Sebelum bertemu Hugh, Nichola telah mempelajari beberapa kata-kata Korea dari teman-teman di Sydney dan telah mempelajari Bahasa Korea di pendidikan kursusnya (TAFE) ketika dia dan Hugh masih berkencan. Sekarang mereka tinggal di Korea, mendalami bahasa adalah sesuatu yang masih diusahakan oleh Nichola.

Tinggal di Korea juga membuat Nichola terpapar dengan sebuah fenomenda menarik. Konglish. Yakni "kata pinjaman" dari Bahasa Inggris, yang digunakan dalam bahasa Korea tapi memiliki makna yang sangat berbeda.

Hugh and Nichola
Hugh dan Nichola mengatakan mereka telah mendapatkan banyak manfaat melakukan pernikahan secara dua kebudayaan.

Supplied

“Beberapa orang mungkin berpikir bahwa begitu menikah dengan seseorang yang memiliki bahasa ibunya yang berbeda dengan Anda akan menjadi orang yang merugi. Tapi bagi Nichola dan Hugh, mereka telah menemukan perkawinan mereka yang lintas budaya telah menjadi sebuah pengalaman yang sangat positif.
"Anda sudah tahu bahwa Anda tidak bisa menyimpulkan begitu saja hanya karena salah satu dari kami selalu mengatakan sesuatu yang tidak terdapat [didalam ] bahasa ibu orang lain. Daripada mengasumsikan kita tahu apa yang dimaksud dengan pasangan, kami akan benar-benar duduk bersama dan menjelaskan semuanya, "kata Nichola.
"Bahasa Inggris bukan Bahasa ibu saya, jadi saya perlu berpikir mengenai bagaimana saya menjelaskan berbagai hal kepada isteri saya. Terkadaing saya tidak tahu kata yang dimaksud, sehingga saya perlu melihat ke kamus. Jadi memang memakan waktu,” kata Hugh.

Skip YouTube Video

FireFox NVDA users - To access the following content, press 'M' to enter the iFrame.

Watch Nichola and Hugh discuss Australian slang with fellow Youtuber, Megan Bowen. YouTube: My Korean Husband

Hari Valentine di Australia bisa melibatkan tradisi pria membelikan bunga, coklat atau kado untuk seseorang yang istimewa bagi mereka, tapi Nichola mengatakan tradisi merayakan Hari Valentine di Korea Selatan dilakukan sedikit lebih berbea.

Baik Nichola maupun Hugh sudah saling mempelajari bahasa kedua, sambil hidup bersama di negara asing. Jadi apa saran mereka untuk mendapatkan kepercayaan diri dalam [mempelajari] bahasa asing kedua?

Bahasa Inggris untuk percakapan sehari-hari dan berbagai tips lainnya dapat diikuti di  Learn English Facebook page.