Laporan IPCC pemanasan global makin mengkhawatirkan

Laporan IPCC pemanasan global makin mengkhawatirkan

Laporan IPCC pemanasan global makin mengkhawatirkan

Terbit 27 September 2013, 19:28 AEST

Panel Antar Pemerintah mengenai Perubahan Iklim (IPCC) menyatakan saat ini 95% kemungkinan setiap individu di planet bumi bertanggung jawab terhadap pemanasan global.

 

Kesimpulan ini merupakan salah satu butir dari temuan yang dimuat dalam laporan penilaian ke-5 IPCC yang dirilis di Stockholm hari ini. Angka ini tersebut  meningkat 5% dari laporan panel IPCC tahun 2007 lalu.

Seperti sudah diperkirakan, para ahli dalam laporan ini juga menyimpulkan konsentrasi karbondioksida di atmosfir naik sebesar 20% sejak 1950.  Dengan temuan ini, artinya tingkat konsentrasi karbondioksida di atmosfir meningkat 40% sejak era-pra industri.

Pemodelan yang dilakukan para ahli menyatakan dengan kondisi tersebut temperatur atau suhu bumi  juga diprediksi akan naik 2 derajat Celsius, dan permukaan air laut akan meningkat 1 meter pada akhir abad ini.

Kasus terburuk  bahkan menyebut permukaan air laut di bumi  lebih tinggi yakni  naik lebih dari 1 meter.

Sejumlah perkiraan menyebutkan peningkatan suhu bumi di masa datang diperkirakan akan lebih rendah dari laporan IPCC tahun 2007 lalu.

Lebih dari 600 ilmuan dan peneliti berkontribusi didalam laporan ke-5 ini.

Perwakilan pemerintah dari anggota-anggota panel perubahan iklim mengeluhkan lamanya para ilmuwan merumuskan kata-kata dalam laporan tersebut.

Laporan IPCC terbaru ini merupakan hasil dari kerja para ilmuwan dan pembuat kebijakan selama tujuh tahun lebih.

Laporan ini didasarkan pada lebih dari 50 ribu kontribusi diseluruh dunia dan proses review yang mendalam dan hati-hati.

Profesor Andy Pitman dari Universitas NSW mengatakan siklus 7 tahun ini “Sangat berat” dan mungkin belum pernah dilakukan sebelumnya di bidang ilmiah.

"Menurut saya siklus itu terlalu lambat untuk merespon isu-isu yang berkembang didalam ilmu perubahan iklim," kata Profesor Pitman. 

IPCC menunjukan laporan ini bisa lebih dipercepat : tahun 2011 laporan mengenai pengelolaan cuaca ekstrim dan bencana berhasil dikerjakan relative lebih cepat, suatu pendekatan yang lebih disukai professor Pitman.

"Model seperti ini yang mungkin kita butuhkan untuk menjembatani laporan panel IPCC.” Tambahnya.

"Saya akan sangat bahagia jika mereka bisa menjadi laporan berkala setiap 10 tahun sekali pun tidak apa-apa, asal diselingi dengan laporan tanggapan yang bersifat cepat mengenai isu tertentu.

Penilaian IPCC ini mempertimbangkan perkiraan konservasi relative terhadap ancaman yang mungkin dipicu oleh pemanasan global.

IPCC pertama dibentuk tahun 1988 oleh PBB dan kemudian dikukuhkan oleh Majelis Umum PBB.